Langsung ke konten utama

MENGEJA RASA


SORE ITU DI ALTAR BANDARA
SAAT KITA TIBA DI PERSIMPANGAN
AKU KAU DAN MEREKA YANG MENCOBA MENERKA
SAMA SEPERTIKU, HATIKU SIBUK MENEBAK APA YANG AKAN TERJADI
HINGGA KAU BERKATA KITA AKAN BERJUMPA LAGI
AKU PERCAYA TAPI LUPA BERTANYA
DIMANA KITA AKAN BERTEMU

AKU PULANG KAU KEMBALI
LALU KITA LUPA CARA MENAPAKI KISAH YANG BERLALU
KADANG INGIN SEKALI MEMANGGILMU
LALU MERANGKAI LAGI YANG BELUM USAI
TAPI DIMANA KAU SEKARANG?

PERNAH KAU BILANG: DO’AKAN AKU.
SIANG DATANG DAN MALAM BERJELAGA AKU BENAR BENAR  MENDO’AKANMU
HINGGA PUPUS KEYAKINAN
DAN MEMILIH TERUS BERJALAN SENDIRI MENITI PANJANGNYA PENANTIAN

HINGGA HARI INI SETELAH TAHUN BERLALU
KADANG AKU MAMPU MENGUSIR HARAPAN YANG ENGGAN BERANJAK
KADANG AKU MEMBIARKAN DIA TERUS RANUM MEMANJAKAN KHAYAL
AKU MEMANG TIDAK TAHU DIMANA KAU SEKARANG
YANG KUTAHU KAU SELALU SAJA BIMBANG

PERINGATAN: MEMBACA INI DAPAT MENGAKIBATKAN SESAK NAPAS, GALAU AKUT, NANGIS DARAH, PIPIS NANAH, MUNTAH PAKU >>>  FIX KENA SANTET.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

gosokan dan obsesi

Ini jangan digosok biar gw gosok sendiri.  Sejak gw mutusin ga pake mba, gw melakukan sendiri kegiatan cuci.gosok  Ternyata semenyenangkan itu, jadi terapeutik.  Happy nya tuh kaya waktu gw merajut, kaya lagi baca bukunya Andrea Hirata, kaya lagi berenang di kolam mata air. Bikin happy. titik.  Selain happy gw ngerasa menggosok adalah bahasa cinta gw yang baru, gw ga peduli pujian bahkan gw ga peduli keluarga senang atau ngga saat gw melakukan itu. Gw ngerjain karna gw happy. Udah  Adik2 gw malah kasian liat cucian gw segunung padahal pulang kerja juga udah malem. Akhirnya mereka berupaya untuk mengurangi beban gw dengan menggosok sebagian baju. Yang bikin kesel, baju gw malah ga pernah digosok. Disisain.  Yang terjadi adalah gw EMOSI  Kesel kaya pengen banting sesuatu, teriak kenceng tapi gw cuma sebatas hentak2 kali terus kebingungan gimana caranya salurin emosinya tapi jauh di dalam hati dan otak.. ayo nu marah teriak!!!!! Kesal.  Gw terus bert...

kentut momen

halo gengs.   Jadi dulu awal gw kerja di suatu perusahaan, gw mengalami kesulitan untuk berkomunikasi sama seorang senior. Padahal beliau adalah satu satunya orang yang bisa gw tanya ini itu, orangnya serius banget dan sudah seminggu gw cari cela untuk nemu formula komunikasi yang enak. bukan sekedar urusan kerjaan normatif, yang Cuma bisa gw jawab “ini mba” “siap mba” “baik mba” “noted mbak” sampai akhirnya pasrah yaudah lah. Nasib gw bergulat dengan pikiran gw sendiri dengan frustasi Hari ke 8 masuk minggu ke 2 di tempat itu saat gw mulai terbiasa dengan metode komunikasi seperlunya, tiba tiba suatu peristiwa terjadi. Kebetulan hari itu mesin fotokopi kami rusak dan memanggil teknisi, selesai service dilakukan, mba senior lantas memeriksa si mesin fotokopi dan terdengar jelas *preeeeeeet* suara kentut yang jelas darimana asalnya, si mba yang sedingin kulkas ini kelepasan kentut. saat itu ada tukang service dan gw yang lagi duduk fokus menatap layar. Si mba menutup mal...

CORDOVA

Cordova…oh…Cordova… Istana singa telah jadi museum Mesjid Abdurrahman tinggal puing-puing Universitas castilia telah jadi biara Semua…semua kegemilangan telah lenyap Tuan tahu mengapa ini bisa terjadi… Ini terjadi akibat perpecahan… Perpecahan pemimpin Islam Kini tinggal kisah…kisah Andalusia Segagah Islamiyah hanya satu…satu bukan dua Yaitu bersatu…sekali lagi bersatu TAUHID… IJTIHAD… Kami tidak ingin Indonesia menjadi andalusia Penuh kisah biadabil ambisius Menggadai-gadaikan umat pada segelintir pedagang Mengkotak-kotakkan umat berfirqah-firqah Lalu mengadu mereka penaka domba Aku rindu pada binaan rumah tangga Islam Indonesia Satu Ukhuwah…Satu Shaff…Satu Komando…Satu cita-cita Pembawa Nama ALLOH yang kekal dalam sejarah Hidup Persatuan Muslim…Hidup Persaudaraan Muslim LAILAHAILLALLAH…MUHAMMADURRASULULLAH Karya: Alm. H Yunan Helmy Nasution diatas adalah puisi kesukaan nyokap gw, beliau hapal mati ni puisi.. tapi akhir2 ini suka lupa, akhirnya gw ini...