Kamis, 07 Maret 2013

EMBUN


EMBUN ITU SEPERTI CINTA
KAU HANYA AKAN MENEMUKANNYA
DISAAT SUBUH MENJEMPUT PAGI
WAKTU DIMANA SEMUANYA DIMULAI
SEMANGAT BARU, HARAPAN BARU
SETELAH MALAM YANG TELAH TERLEWATI
SEPERTI ITULAH CINTA
SELALU MEMBAWA HARAPAN

LALU EMBUN JATUH BASAH KE TANAH
ATAU SENYAP MENGUAP DI UDARA
MAKA BIARKAN CINTA DAN HARAPAN
MENEMUKAN JALAN-NYA

BAHKAN JAUH SEBELUM EMBUN ITU MENJALANKAN TAKDIRNYA
SEMUA TELAH DITULIS DAN DIATUR DENGAN SEMPURNA  OLEHNYA
JADI APAPUN YANG TERJADI DENGAN EMBUN ITU
ITULAH YANG TERBAIK

Ini ceritanya berbalas puisi antara gw dan ka roi (kaka sepupu yang baru gw kenal 2 tahun belakangan ini) bait pertama yang dibuat ka roi sebagai catatan d fbnya, nah bait ke duanya sebenernya komentar gw yang sengaja gw bikin puitis juga, soalnya puisi ini bagus cuma menurut gw berhenti d klimaks jadi gw tambahin lagi satu bait dan ternyata dibalas lagi sama ka roi jd bait ke tiga. Nah pas di satuin jadinya oke, puisinya lengkap ada klimaks, isi dan penutup yang merangkum maksud isinya. Tapi sih ini pendapat subjektif gw soalnya kan gw akuntan bukan ahli sastra..hehehehe.. Gw sama ka roi punya maksud masing2 awalnya. Gw ga tau latar belakang dia nulis bait puisi pertama maupun terakhir dan dia juga mungkin Cuma bisa menebak maksud gw di bait kedua.. yang jelas awalnya ini puisi tanpa maksud untuk kami berdua tapi gw sama ka roi punya espektasi terhadap objek kita masing masing melalui tutur tulis d puisi ini… yowislah biar jadi misteri.. apasiiiih….