Senin, 31 Desember 2012

Joe Richard dan sebuah obsesi


Hari ini temen gw lagi terobsesi sama joe Richard, karena semalem tiba tiba mimpiin joe richad jagain dia di rumah sakit. Benerin selang infus, senyum care gitu.
  
Enggak tau sebabnya dan gw ga ngerasa aneh sih, soalnya dia emank gitu. Kadang tiba tiba dia bilang kalo muka dia mirip taylor swift trus ngerasa ditakdirkan oleh Tuhan untuk berjodoh.. helloooo *ngomong pake toa dikupingnya*

Mulai lah pem modus an..  Mulai dari minta password wi fi ke bagian system biar bisa searching2 gratis about tuh artis yang usianya udah 38 tahun,, (gilingan lebih tua 12 tahun dari gw, artinya dia udah lulus kuliah pas gw lulus SD, itu juga kalo dia kuliah)

Bisa gw tebak, bentar lagi tahun baru (yaeyalaah, bocah ingusan upilan sinusitis polip juga tau). Yap liat aja bentar lagi gw bakal jadi pendengar setia atas segala informasi yang dia dapetin dari dunia maya (masih untung bukan dari dunia laen yak) tanggal lahirnya, alamat rumahnya, fb, twitter, blog, zodiac, makanann favorit, minuman favorit, cewek pujaan, koleksinya, nama anjingnya, merk parpumnya, merk kangcutnya.. hadoh  *tiup terompet*

jam istirahat kantor
hari terakhir di tahun 2012

Minggu, 30 Desember 2012

PERUBAHAN DAN PERUBAHAN

Karena hakikat hidup adalah perubahan
Pernah ga sih ngerasa baru kemarin lulus SD eh tau taunya skarang harus sibuk bikin skripsi, ataw ngerasa kemaren baru kelar kuliah tapi skarang sibuk dengan setumpuk tugas kantor  ataw yang kemarin masih minta uang jajan sama mamah skarang harus berjibaku dengan cicilan motor ataw Baru kemarin kenal skarang udah mau merayakan setahun pernikahan ataw yang ngerasa baru kemaren cap tiga jari buat ijasah TK skarang udah ditanya melulu “kapan nikah” #ehhh eaaaaaa

Yap emank begitu hidup, kita manusia yang serba terbatas, kita ga punya kemampuan menghentikan  waktu yang berjalan ataw naik mesin waktu untuk mundur memperbaiki keadaan dan akhirnya perubahan terjadi (jeng jeng jengggg). Trus kalo kita ga siap dengan perubahan maka kita orang  yang akan terlindas keadaan. Perubahan menuntut banyak pada kita. Yang tadinya tanggung jawab cuma se (maaf) upil sekarang bertambah menjadi se gunung (upil) maaf. (seharusnya kita gak ngomongin upil yah kan upil jorok sekalih meski ngupil adalah aktivitas yang nikmat kadang kadang.. eh maaf eh upil eh maaf eh upil) >> fix ilfil 

Perubahan harus terjadi, kebayang gak sih kalo misalnya orang orang yang disekitar kita tumbuh dewasa dan kita masih kaya gitu gitu  aja dan segitu gitu aja (Tanya aja perasaan daus mini sanah) kdang perubahan sesuai dengan apa yang kita harapkan namun kadang malah bukan yang sesuai dengan harapkan (cerdas sekali bukan kalimat terakhir gw -____-!!) 

Perubahan gak bukan gak lain (pemborosan kata mode on)  merupakan salah satu tahap yang harus dilalui, kenapa pemirsah?? Karena konon katanya "change is the only evidance of life"  artinya yaitu perubahan adalah satu-satunya bukti kehidupan. Dan gaswatnya lagi (dramatisir) pada dasarnya perubahan itu bukan hanya menerapkan metode, sistem-sistem baru dan teknologi, tetapi juga merubah cara berfikir dan berperilaku. (mulai ciyus neh) Jadi penting bagi kita untuk mengantisipasi masalah yang dihadapi, memikirkan alternatif dan metode yang akan digunakan dalam pemecahan masalah, termasuk di dalamnya bagaimana mengehadapi resistensi akibat perubahan tersebut (paham kan yang gw masud??? *nggaaaaaak*) gubrak…

Oleh karena itu (berusaha nyambungin tiap paragraf) jika hidup ini adalah Perjuangan, maka Perjuangan mestilah menghasilkan perubahan, Dan Perubahan haruslah merupakan Perbaikan. Jadi Perubahan adalah jembatan antara hakikat hidup (perjuangan) dan tujuan hidup (perbaikan). Maka kita semua harus menjadi katalis akan terjadinya perubahan. Perubahan yang menghasilkan perbaikan.  Sepakat??!!

Note: Yah begitulah kira kira, terimakasih saya haturkan kepada fans fans saya, orang tua saya, para ulfacholic, barorohlicious, ulfaways, baroroh fever, rekan rekan media dan rekan rekan artis atas dukungannya selama ini, tanpa kalian saya tiada artinya.. kalian luar biasa *ngangkat piala* #dan makin konslet gak jelas
30 desember 2012
Di lobang semut pojokan kamar

CINTA DAN WAKTU

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak. Ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan, dsb. Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu, dan air laut tiba-tiba naik, akan menenggelamkan pulau tersebut. Semua penghuni mulai cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri masing-masing. Cinta mulai kebingungan, karena ia tidak dapat berenang dan tidak memiliki perahu. Ia berdiri di tepi pantai untuk mencoba mencari pertolongan. Sementara itu, air makin naik membasahi kaki cinta.
Tak lama kemudian, Cinta melihat Kekayaan sedang mendayung perahu. “Kekayaan, Kekayaan, tolong aku”, teriak Cinta. “Aduh maaf cinta, perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tidak dapat membawamu, nanti perahuku tenggelam. Lagipula tidak ada lagi tempat bagimu di perahu ini”, kata Kekayaan. Lalu kekayaan kembali bergegas mendayung perahunya untuk pergi. Cinta merasa sedih sekali.

Namun kemudian Cinta melihat Kegembiraan lewat dengan perahunya. “Kegembiraan, tolong aku”, teriak Cinta. Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia dapat menemukan perahu, sehinga ia tidak mendengar teriakan Cinta. Air semakin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggangnya, sehingga Cinta semakin panik.
Tidak lama kemudian, lewatlah Kecantikan. “Kecantikan, bawalah aku bersamamu”, pinta Cinta. “Wah Cinta, lihatlah. Kamu basah dan kotor, aku tidak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini”, sahut Kecantikan. Cinta sedih sekali mendengarnya, ia mulai menangis terisak-isak.
Saat itu lewatlah Kesedihan, “Wahai Kesedihan, bawalah aku bersamamu”, Cinta meminta untuk ikut bersamanya. “Maaf Cinta, aku sedang sedih, dan aku ingin sendirian saja”, kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. Cinta putus asa, ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya.
Pada saat itu terdengar suara, “Cinta, mari cepat naik ke perahuku”. Cinta menoleh ke arah suara tersebut, dan melihat seorang tua dengan perahunya. Dengan cepat-cepat Cinta langsung menaiki perahu tersebut tepat sebelum air menenggelamkannya.
Di pulau terdekat, orang tua tersebut menurunkan Cinta dan segera pergi. Pada saat itu barulah ia sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapakah orang tua yang telah memberi pertolongan sehingga dirinya selamat. Cinta segera menanyakan pada seorang penduduk di pulau tersebut, siapa sebenarnya orang tua tadi.
“Pak, siapakah orang tua tadi??”, tanya Cinta. “Oh, orang tua tadi?! Dia adalah sang waktu”, kata penduduk. “Tapi mengapa ia menyelamatkanku? Aku tidak mengenalnya, bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku”, Cinta heran.

Dan penduduk itu pun menjawab, “Hanya waktulah yang tahu, berapalah nilai yang sesungguhnya dari Cinta itu”.

By : Andy Febrian as andyfebrian(dot)com

Jumat, 28 Desember 2012

makan dan nikmatnya makan

Heii jangan underestimate dulu donk yah klo gw mau bahas satu kata ini. Makan merupakan kebutuhan manusia (okei, ini klasik ga usah dibahas) pernah ga sih lo nanya sama diri lo makan tuh enaknya dimana? Pas apanya? Lo makan buat apa sih?
Makan ya makan aja, tapi kalo makan sekedar makan kenapa harus ada berbagai cara dan aturan makan. Well, makan yah fungsinya untuk kenyang juga memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Trus kalo sekedar kenyang kenapa sih kita seringkali milih milih harus makan apa. kalo nikmatnya di kenyang kenapa ada yang lebih milih makan di cafe, restoran cepet saji, rumah makan padang bahkan warteg. Toh semuanya bisa bikin kenyang. Kebutuhan nutrisi juga bisa sama terpenuhi. Lantas kenapa lebih ada yang rela menempuh jarak jauh ataw sukarela membayar mahal untuk makanan tertentu.
Yah tujuan makan dimana mana sama yaitu untuk kenyang dan nutrisi terpenuhi. Namun, lo tau ga yang bikin makan itu menjadi nikmat? pas pelan pelan lo ngunyah makanannya. Dalam mengunyah semua rasa berpendar di mulut lo manis, asin, pahit, asem, gurih. Rasa ketika mengunyah bikin sensasi yang berbeda, kalo sesuai selera yah bisa ngunyah sambil senyum tapi kalo gak sesuai selera tapi harus makan yah bisa bikin manyun.
Hampir sama dengan rutinitas gw dan mungkin lo. Kalo gw setiap tahun harus bikin anggaran, yah tujuannya dari tahun ke tahun sama aja, menghasilkan buku anggaran untuk menjadi acuan selama setahun. Sama kaya tugas gw yang tujuannya menghasilkan laporan keuangan. Apanya yang bikin beda? Prosesnya, yap prosesnya, dalam prosesnya ada nangis nangis dan nangis (alah lebai) ada tawa, ada sensasi deg degan, ada rasa puas sampe tidak puas, ada amarah, ada rasa bahagia. Ataw mungkin sama kaya lo yang lagi dalam proses menuju tujuan lo semua. Yap… kaya makan yang tujuannya kenyang dan memenuhi nutrisi. Sebelum itu makanan sampe ke saluran pencernaan lo, itu makanan harus dikunyah dulu. Sebelum lo mencapai tujuan lo harus menikmati setiap kunyahan. Karena kunyahan adalah proses mencapai tujuan lo. Maka ga ada cara lain untuk sampai ke tujuan dengan nikmat selain menikmati setiap rasa dalam proses.
Cat: Untuk sahabat sahabat ku tercinta bersabarlah dalam proses, proses yang skarang kita jalani akan kita ingatan kelak, jd kalo akan menjadi memori nanti ngapain dipikirin rasa pahitnya. Buat sahabat gw yang lagi nyusun tesisnya, yang lagi mendidik anak, yang lagi nyiapin pernikahannya, yang lagi dapet amanah baru, yang bercita cita jadi walikota, yang jadi wali kelas, yang baru aja nikah, yang harus bolak balik tanggerang Jakarta, yang merintis bistro, yang duitnya abis gara2 kelamaan di bali,yang berharap segera menemukan calon pendampingnya (dalam hati teriak teriak “gw banget gw banget sumpah dee), yang udah nikah tapi selalu ditanya ‘kapan isi?’, yang frustasi karena neracanya ga kunjung balance (ini sih gw benget.. hahahah) Wokkey, sekali lagi “nikmati setiap prosesnya guys” sambil bilang makyus :p
Jum’at barokah, 15 shafar 1434
di meja pinggir jendela sambil menikmati hujan

Kamis, 27 Desember 2012

obrolan absurd (part 2)

berikut ini percakapan via whatsapp Gw yang lagi di kantor dgn mba dilla yang lagi cuti buat check up jahitan bekas operasi usus buntunya

Prolog: hei  kalo lo ngikutin blog gw yang sebulan belakangan ini (padahal mulai aktif nge blognya baru sebulan) gw lagi sibuk sama anggaran yang kemarin akhirnya di acc sama owner. Kelar itu gw langsung capcus ke bioskop, sempet ketemu mantan gw reza rahardian disana baca postingan gw sebelumnya

Mba dilla: ul, sori gw baru inget (dlm hati : hawa2nya bakal ada titah pandita ratu nih). Kmrn drg.Eka minta realisasi meja n kursi bwat duduk satpam di cyto in. gw bilang si ajuin aja, nanti di keterangan tulis anggaran 2013
Cit cit cuit cuit cuit *ngomongin anggaran 2013*
Mba dilla: Keknya banyak yang complain nie nantinya, (ganti topik abis itu)
Kaos gimana kaos?
Gw: embeeer.. klo complain langsung sama tiger mom ajah
Mba dilla: udah dicuci blom?
Haha
Iyaps
Gw: blom, diambil om gw, dia nangis nangis pengen tuh kaos
Ga tega gw
Mba Dilla: Jiaah antri lagi sana, siapa tau masi ada!
Hehe… Gw masi antri ni (padahal gw gak nanya loh dia lagi apa hahahaha)
Gw:  cape dee ngatri.. gw sih orangnya ga pernah ngarep ngareap apa gitu
Biar reza aja yang nyamperin n nyodorin
Itu dia aja masih untung kaosnya gag w tolah (pasang emoticon belagu)
Mba dilla: iya, antrian no 27, hehe (padahal gw ga nanya loh mba dilla)
HUeks!!! (suara muntah)
Yang kemaren kemaren ngerep2 dipakein reza siapa????
Gw: manusiawi lah,, kalo pertama kali ketemu orang special langsung histeris gimana gitu
Tapi pas gw inget inget yang udah dilakuin sama gw
Gw jadi mikir lagi… Dia itu cuma masa lalu
CUMA MASA LALU
Kita dah bukan siapa2 lagi skarang
Kita dah punya hidup masing masing.. Okeeei.. End
Mba dilla : Ngggg
Kita lagi ngomongin artis reza rahardian kan?
Gw: udah deh lo ga usah nanya2 lagi ada apa dengan gw sama reza di masa lalu
Cukup ya mba
Kita skarang ga mau saling kenal lagi (titik)
Mba dilla: yang Cuma lo tau lewat layar film n baru ketemu SEKALI, KEMARIN doank KAN?!
Ish
Pasti ni orang sakit ati kehilangan kaos
Hih
Berakhir pada dec 27 at 11:58

Rabu, 26 Desember 2012

senyuman mas reza

gw memutuskan untuk pulang cepet hari ini, abis rapat di bph dari pagi ampe jam 3 lantas gw balik ke RS bwat absen.. yap bwat absen pulang duank ciiin, ga ke kantor langsung capcus pulang, abis mpeeeet surempet sama minggu lalu yang pulang malam tiap hari.
karna pulang cepet adalah suatu yang sesuatu (alah syahrini) maka gw rayakan dengan nonton.. yuhuuu pilem ainun habibi yang udah ditonton sama adek adek gw sama nyokap yang jadi trending topic kalo pagi dirumah gw. berhubung gw ga suka sendiri dan kesendirian (curhat colongan) gw inisiatip ajak cowok tampan nan rupawan berparas bakwan yang biasa gw panggil "bleki hei bleki" heh jangan pikir itu makhluk piaraan yah, cowok itu sesuatu (jiahh syahrini lagi) okeh dia (tarik napas panjang) adek bungsu gw si ikam. 
waas weesss woos.. akhirnya kita sampai di depan counter karcis kereta (heh, gw kan mau ke bioskop bukan ke tegal) yups sampe situ disapa dan dilayani mbak mbak berbaju hitam model rok span panjang sampe mata kaki dengan belahan yang tingginya sesuatu banget (kampreto syahrini lagi)
beli tiket, pilih fim, pilih bangku, pilih jam, pilih calon suami (ups curhat colongan lage) begitu sepakat tiket di cetak, lagi ngurek2 isi dompet sambil misahin kecoa sama duit receh yang jadi penghuni tuh dompet. Tiba tiba tangan kekar tanpa kuteks menyodorkan kaos ukuran L masih dibungkus rapi dengan tulisan judul fim yang mau gw tonton diiring suara "SILAKAN" deg... itu  itu suara khas yang sering gw denger dari soundsystem bioskop... (adegan slowmotion) mata gw menatap si pemberi kaos itu.. dan benar ternyata dia si pria tampan yang mencuri hatiku stop kau mencuri hatiku uh yeyeye. yihaaaaa.... itu reza rahardian mamaaah... pria yang selama ini ngefans sama gw eh kebalik deng... senyumnya itu bikin dengkul gw lemes, senyumnya bagai anak panah beracun yang menancap tepat disini (nunjuk dada), racunnya telah menyebar dan membuat seluruh tubuhku lumpuh kaku dan tak laku. "mba buruan donk" suara cempreng dari abege bpenampilan alai dibelakang gw menyadarkan bahwa reza adalah masa lalu gw, sekarang kita bukan siapa siapa lagi (emang dulu siapa nya yak). akhirnya gw lari ke bangku tunggu sambil terus menggenggam baju pemberiannya (yang dia berikan juga ke orang lain -____-!)
kenapa sih semua cepat sekali berlalu, gw kan belom sempet bilang "mas reza pakein donk bajunya" ataw "bang reza bajunya kyakna ga muat deh, soalnya hati aku udah penuh sama cinta dari kamu" eaaaaaaaa.... 
    

Sabtu, 22 Desember 2012

SAKIT OTAK

capek capek capek bangeeeeeet sumpah
capek hati cape fisik capek fikiran
setiap orang berhak untuk bilang gw bego
setiap orang berhak bilang gw ga cerdas
setiap orang berhak injek injek harga diri
di ruang rapat, ruang direksi, ruang kerja, di jalan, di tempat foto kopi, di rumah makan.
mereka berhak memberteriak tolol sama gw
setiap orang berhak beruara keras sama gw
semua orang berhak minta maaf

dan gw juga BERHAK BENCI SAMA ORANG ORANG YANG BIKIN GW KAYA SEKARANG GINI

Jumat, 21 Desember 2012

dikejar deadline

tau ngga detik ini menit ini...
sama kaya tahun kemarin
kita ditunggu buat ngasih buku anggaran
dari tadi krang kring krang kring minta segera gera buku itu dianter
pontang panting tau ngga sih, kya penyakit mencret ups itu jijik nunu.
ini semua gara gara setan (hush nyalahin setan lagi) abis bingung mau salahin siapa.

yasudahlah, doain aja biar gw ga kena penyakit post budgeting syndrome yah

Rabu, 19 Desember 2012

laporan artis (red. nunukulucu) hari ini

So hectic day
Jadwal hari rapat dengan  direksi buat koreksi draft 1 buku anggaran, tiga direksi sudah hadir, draft juga udah kelar dipajang lewat lcd, mic nyala, konsumsi rapih (meski seksi konsumsinya lg sakit berak berak) yaitu kue lumpur dan brownis, mic plus wireless juga nyala kok. Trus apa lagi, masalahnya..
MASALAHNYA ADALAH ketua anggaran gak hadir. Jadilah gw, bu bibah n dok des liat liatan tunjuk tunjukan dan siap tonjok tonjokan. Haddoooh… untungnya bu Bibah lagi kena angin baek akhirnya maju ke garda terdepan di hadapan direksi sambil megang mic (bukan buat nyanyi pemirsah) tapi buat persentasi.
Persentasi bu bibah dengan koreksi sana sini lumayan lancar, tapi pas bagian angka angka bu bibah mulai ngaco. Baiklah, giliran gw yang maju dengan pasrah gw maju coba terangkan proyeksi anggaran invest dan cash budget yang cukup kontroversi. Saking bingungnya gw malah jadi nontonin direktur utama sama direktur keuangan yang asik debat masalah pajak. Jujur yah gw aja ngerasa aneh sama kerjaan gw, keliatan banget ga profesionalnya. Masalahnya gw juga ga bisa berbuat lebih. Secara siapa sih gw
Cas cis cus.. akhirnya persentasi kelar dengan statement “revisi”. Baiklah, satu kata revisi artinya gw beserta geng tikus (nama geng baru gw, bu bibah n dokter desi) harus pulang malam.akhirnya kita kemudian diskusi (red, gossip) sama geng tikus. Cit cit cit cuit cuit (bunyi ngobrolnya). Abis itu ke ruang lain buat lanjutin konsinyir. Huft. Konsinyir ampe jam stengah Sembilan.
Tau ngga sih lama gitu karena tiger mom ga mau denger kata kita (red. Geng tikus) dari awal. Coba dia ga diktator dan mau denger pandangan dari tikus tikusnya nya plus gak memaksakan kehendak yah ngga separah parah gini kerjaan. Huft, gw makin ngerasa abrsud jadinya anggaran tahun ini.